Home

Karena penasaran dengan Windows 8 Consumer Preview 32 bit yang beberapa waktu dirilis, saya akhirnya menyempatkan diri untuk melalukan test drive Windows tersebut. Windows 8 cukup memiliki perbedaan yang “radikal” jika di bandingkan dengan versi Windows sebelumnya.

 

UPDATE!

30 Oktober 2012

Windows 8 akhirnya rilis secara resmi dan dijual kepasaran secara terbuka. Banyak perbaikan dan improvisasi di Windows 8 yang sudah secara final dirilis oleh Microsoft, dan hal ini merubah perspektif saya tentang “kekurangan” yang saya temukan di Windows 8 Consumer Preview.

Silakan simak ulasannya di posting saya berikut ini.

————–

Sebelumnya jangan berharap dapat melihat screenshot dari Windows 8 di posting ini, karena setelah 2 hari menggunakan Windows 8, saya langsung melakukan fresh install, kembali menggunakan Windows selera asal – Windows XP.🙂

Saya tidak sempat (dan tidak ingin) mengambil screenshot karena saya menganggap Windows 8 adalah Windows yang “gagal” dan harus diperbaiki dan direvisi oleh Microsoft. Berikut ini adalah beberapa review saya seputar Windows 8 :

  • Saat melakukan instalasi, dialog yang tampil mirip dengan instalasi Windows 7. Sama dengan pre-rilis Windows 7,  ada “nuansa” ikan cupang. Namun cupang Windows 8 lebih spesial, cupang abstrak dengan gelembung udara membentuk figur angka 8! Ya ampuunnn… cupang lagi, cupang lagi! Cukup lama saya memelototi ikan cupang abstrak ini.

    Sisi membahagiakan adalah proses instalasi di Windows 8 berjalan lebih cepat dan lebih mudah dibandingkan Windows versi sebelumnya.

     

     

  • Oke.. Windows 8 sudah terinstal dengan sempurna. What next? Masalah selanjutnya adalah kompatibilitas driver. Secara umum, Windows 8 mengenali semua hardware pada CPU yang saya gunakan. Akan tetapi display gambar di LCD saya nampang kurang sempurna. CPU saya menggunakan display adapter Intel G33/G31 Express Chipset (rada jadul nih), yang notabene belum ada driver resmi dari Intel untuk display adapter ini yang support Windows 8. Saya melakukan sedikit eksperimen dengan menginstal driver Intel G33/G31 Express Chipset untuk Windows 7, dan ternyata berhasil.

    Jadi, untuk anda yang bingung dengan driver pada Windows 8, anda dapat mencoba untuk menggunakan driver untuk Windows 7.

     

  • Setiap kali komputer nyala, saya dihadapkan dengan “menu yang kotak-kotak” (mungkin inilah yang disebut orang bule sebagai Metro UI). Biasanya komputer saya nyala langsung lari ke Desktop dan saya tidak terbiasa dengan ini!  Buat yang pake monitor touchscreen mungkin berguna, tapi buat saya ini sama sekali tidak berguna (saya menggunakan monitor Polytron XCEL LCD 22 inch). Navigasi dengan mouse juga kurang nyaman.Yang kedua, saya tidak pernah menggunakan aplikasi-aplikasi yang ada di menu Metro tersebut, alhasil.. buat saya menu tersebut tidak terpakai sama sekali (selain menu Desktop).
  • Menu desktop tidak terdapat perubahan yang signifikan, begitu juga dengan explorer nya. Hanya ada sedikit penambahan “riasan”. Tapi, kemana hilangnya Start Menu!! Microsoft mencuri Start Menu dari pengguna setia Windows. Aduuhh!!! Start menu itu legenda.. dia sudah menemani pengguna Windows hampir dalam kurun waktu 2 dasawarsa.Kehilangan  start menu seperti kehilangan separuh jiwa saya… I love start menu, bring it back, Microsoft!!Bagi yang pengen pake start menu lagi, bisa menginstall ViOrb. Yah.. Merepotkan bukan?
  • Kerjaan selesai, sekarang saatnya mematikan komputer.. Eh, dimana menu shutdown? Biasanya kan di Start menu? Aduh.. satu lagi yang hilang dari aksesibilitas, menu Shutdown!

    Untuk shutdown, kita kudu mengarahkan mouse ke sebelah kanan layar… ntar nongol deh slider, cari aja disitu menu shutdown. Cape deh…

     

  • Speaker saya bersuara normal saat memutar lagu atau film. Kemudian salah satu teman mengajak saya bermain DoTA. Oke.. tantangan teman tersebut saya terima.. Warcraft jalan normal, tetapi ada yang nggak beres. Suaranya nggak ada!! Main dota nggak pake suara? Mana seruuu!!?? Aduh-aduh….

Ada banyak lagi keluhan saya setelah menggunakan Windows 8, seperti pengaturan wifi yang juga sedikit njelimet, kompatibilitas software, dan sebagainya.

Akhirnya, saya memutuskan kembali ke selera asal.. Windows XP. Lho, mas kenapa nggak pake Windows 7? Saya suka Windows 7, tapi untuk kegiatan sehari-hari saya senang dengan Windows XP.🙂

Ntar kalo udah punya LCD touchscreen dan Windows 8 udah rilis final, boleh dah ane coba install lagi. Hehehehe…

Spesifikasi CPU yang saya gunakan buat test :

  • Intel Pentium Dual CPU E2200 @ 2,2 GHz
  • RAM 1 Gb
  • VGA shared 128 Mb
  • Harddisk jadul 80 Gb
  • LCD POLYTRON XCEL 22 inch
  • Powered by Telkomspeedy, hehehe..

Spesifikasi pas-pasan…😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s